1 Agustus 2009.
Pengumuman SNMPTN 2009.
Tes terakhir di tahun 2009.
Setahun saya mengalami semuanya bersama mereka—teman-teman seangkatan saya. Saling mendukung, mendo’akan, belajar bersama, menampung tangisan, memberikan semangat, mengucap syukur, bermimpi dan meraihnya.
Satu per satu angkatan 2009 lolos di berbagai seleksi mandiri universitas/institut. Saya kebagian giliran lulus di USM 2. Teman-teman yang tidak lolos maupun yang sudah dari awal fokus, berbondong-bondong ikut SNMPTN.
Hari ini pengumuman, meskipun dari kemaren banyak yang sudah mengonfirmasi kelulusan/ketidaklulusannya.
Dan sekarang saya ada di posisi ini, bahagia, tersenyum. Di sisi lain teman-teman yang tidak lolos menangis, bertanya-tanya pada Allah SWT apa salah mereka, menyesali berbagai macam hal, menerima dukungan yang diberikan sambil merasa iri pada teman lain yang lulus...
Berhenti sejenak, kawan.
Syukurilah apa yang patut disyukuri...kita masih bernapas, masih bisa melihat, masih punya pancaindra yang sempurna. Tidak lulus SNMPTN tidak berarti jalan untuk ke PT yang diidamkan terhenti sama sekali. Masih ada tahun depan, masih ada universitas lain. Saya tau ini berat...memang berat, tapi kesempatan untuk sukses belum tertutup sama sekali. Allah SWT lebih tau apa yang terbaik untuk kita. Yakinilah, syukurilah, dan berhentilah menangis.
Saya telah merasakan setahun penuh perjuangan bersama kalian semua, 3 tahun sebenarnya. Kalian banyak mengajari saya arti hidup. Jangan putus asa...jangan kecewa...masih ada remed kok... :)
Saya sayang kalian.
Tapi Allah SWT lebih sayang pada kalian.
Pengumuman SNMPTN 2009.
Tes terakhir di tahun 2009.
Setahun saya mengalami semuanya bersama mereka—teman-teman seangkatan saya. Saling mendukung, mendo’akan, belajar bersama, menampung tangisan, memberikan semangat, mengucap syukur, bermimpi dan meraihnya.
Satu per satu angkatan 2009 lolos di berbagai seleksi mandiri universitas/institut. Saya kebagian giliran lulus di USM 2. Teman-teman yang tidak lolos maupun yang sudah dari awal fokus, berbondong-bondong ikut SNMPTN.
Hari ini pengumuman, meskipun dari kemaren banyak yang sudah mengonfirmasi kelulusan/ketidaklulusannya.
Dan sekarang saya ada di posisi ini, bahagia, tersenyum. Di sisi lain teman-teman yang tidak lolos menangis, bertanya-tanya pada Allah SWT apa salah mereka, menyesali berbagai macam hal, menerima dukungan yang diberikan sambil merasa iri pada teman lain yang lulus...
Berhenti sejenak, kawan.
Syukurilah apa yang patut disyukuri...kita masih bernapas, masih bisa melihat, masih punya pancaindra yang sempurna. Tidak lulus SNMPTN tidak berarti jalan untuk ke PT yang diidamkan terhenti sama sekali. Masih ada tahun depan, masih ada universitas lain. Saya tau ini berat...memang berat, tapi kesempatan untuk sukses belum tertutup sama sekali. Allah SWT lebih tau apa yang terbaik untuk kita. Yakinilah, syukurilah, dan berhentilah menangis.
Saya telah merasakan setahun penuh perjuangan bersama kalian semua, 3 tahun sebenarnya. Kalian banyak mengajari saya arti hidup. Jangan putus asa...jangan kecewa...masih ada remed kok... :)
Saya sayang kalian.
Tapi Allah SWT lebih sayang pada kalian.
0 comments:
Post a Comment